• Krisna

Agar Tidak Terjadi Konflik Rumah Tangga, Perhatikan Hal Ini Sebelum Menikah

terasbanua.com, Banjarmasin - Menikah adalah suatu janji suci sakral yang secara tidak langsung menggabungkan dua keluarga menjadi satu keluarga kecil yang baru.

Ilustrasi pernikahan. Foto: Google.

Tentu harus diketahui pernikahan tidak semudah seperti di film film romantis. Terkadang kita berpikir bahwa pernikahan itu hanya tentang acara mewah dengan biaya yang besar, tentang kisah bahagia setelah menikah, terpengaruh pembicaraan tetangga dan sebagainya.


Namun, yang pasti pernikahan itu bukan hanya soal hari pernikahan itu saja. Ada bermacam macam faktor yang perlu dipertimbangkan dan dipersiapkan baik segi materi maupun mental, agar rumahtangga berjalan seperti yang diinginkan serta menjadi rumahtangga yang kelak berjalan dengan baik.


Diketahui, berdasarkan data dari Pengadilan Agama (PA) Banjarmasin bahwa sejak bulan Januari hingga September 2021 mereka telah menangani sebanyak 1.202 kasus perceraian.


Humas PA Banjarmasin, H Bachtiar saat ditemui di ruangannya mengatakan bahwa perceraian itu adalah hak masing masing pasangan. Hal tersebut bisa jadi karena berbagai faktor dan alasan yang membuat harus mengambil jalan terakhir tersebut.


Dari pengalaman tersebut, menurutnya sebelum menikah seseorang harus memiliki persiapan yang matang. Mulai dari memilih pasangan hingga akhirnya memutuskan untuk menikah.


"Yang harus diingat seseorang yang mau menikah bahwa pernikahan itu bukan cuma sehari dua hari, namun seumur hidup," ucap H Bachtiar. Senin (11/10/2021).


"Jadi jangan terlalu terburu buru hanya karena mau senang saja atau karena pengaruh omongan orang tapi lupa hal yang harus dipersiapkan, tidak ada kan orang yang mau seumur hidup dengan orang yang salah?," lanjutnya.


Ia mengatakan berdasarkan Hadits Riwayat Bukhari Muslim memilih seorang calon pasangan itu karena empat hal. Karena hartanya, nasabnya, kecantikannya, dan agamanya.


Meskipun setiap orang pasti memiliki tipe fisiknya masing masing, namun menurutnya dari empat itu yang tetap harus jadi perhatian utama adalah agamanya.


"Kalau menikahi karena harta bisa habis atau berkurang, nasab akan hilang, fisik akan mengendor ketika sudah tua, maka dari itu pilihlah pasangan karena ilmu agamanya yang baik dan dapat menerapkannya karena itu yang diperlukan kelak," terang Humas PA Banjarmasin.


Seseorang pasangan yang baik agamanya dapat dilihat terutama dari bagaimana cara dia memperlakukan orang tuanya, jika baik terhadap orang tuanya maka bisa jadi berbakti juga kepada suami/istrinya.


"Namun jangan hanya mencari, lebih baik diimbangi juga dengan memantaskan diri menjadi calon pasangan yang baik agamanya untuk orang lain agar mendapatkan pasangan yang baik juga," tuturnya.


"Seperti saya dulu waktu masa kuliah, gagah enggak, tampan enggak namun tetap memiliki kepercayaan diri karena saya berpikir bahwa ibadah jangan ketinggalan, sedekah jangan ketinggalan, karena hati perempuan itu yang menggerakkan adalah Sang Penciptanya, maka dekatilah Penciptanya," tambahnya.


Setelah mempersiapkan hal yang di atas, ia mengingatkan, bahwa harus mempersiapkan mental atau meyakinkan diri agar hubungan rumah tangga itu langgeng dan saling membahagiakan.


"Kamu harus mengingtkan terus pada dirimu bahwa pernikahan itu seumur hidup, maka mau ada masalah apapun harus diselesaikan baik baik bersama agar bersama sampai akhir hayat," pesan Bachtiar.


"Namanya bosan itu pasti ada, tapi jangan diikuti, karena ini adalah keputusan yang harus kalian hadapi berdua, maka ingatlah kenapa kalian mengawali ini semua dan ingatlah hal hal baik tentang pasanganmu serta jangan lupa selalu berdoa kepada Tuhan," pungkasnya.


(Krisna)

124 tampilan0 komentar