Ada 8 Titik Pergelaran Pasar Ramadhan di Banjarmasin, Ini Dia Lokasinya

terasbanua.com, Banjarmasin - Tidak adanya anggaran untuk pergelaran Pasar Ramadhan terpusat tahun ini.



Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin terpaksa kembali meniadakan pergelaran Pasar Ramadhan seperti dua tahun sebelumny.


Kendati demikian, Pemko Banjarmasin mempersilahkan masyarakat yang ingin mengelar Pasar Ramadhan secara mandiri di masing-masing Kecamatan.


Saat di konfirmasi, Kepala Bidang Pariwisata, Dinas Pemuda Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Banjarmasin, Fitriyah menuturkan bahwa ada sekitar 8 titik pergelaran Pasar Ramadhan secara mandiri yang tersebar di lima Kecamatan.


“Tidak hanya satu, boleh aja lebih tapi dengan aturan wilayah masing masing,” tuturnya, Minggu (3/3/2022).


Lebih lanjut ia merincikan letak Pasar Ramadhan di tiap kecamatan. Di kawasan Banjarmasin Tengah, pergelaran Pasar Ramadhan di Taman Kamboja dan Arabian Food dekat dengan Antasan Besar.


Adapun Banjarmasin Barat di sekitar kantor Kecamatannya, sedangkan. Banjarmasin Utara di bawah Jembatan Banua Anyar atau Mawarung Baimbay.


Kemudian Banjarmasin Timur, ada di Kampung Kuliner dan Warung Kuliner Baiman, Jalan Lingkar Dalam Selatan.


"Para pedagang pasar wadai berkoordinasi langsung dengan pihak kecamatan masing-masing," terangnya.


Selain itu, para pedagang Pasar Ramadhan juga turut berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Kesehatan (Dinkes) dan instansi terlibat lainnya, sebagai pengawasan dalam pelaksanaan pasar tahunan tersebut.


Tentunya pergelaran Pasar Ramadhan secara mandiri ini, tetap memperhatikan penerapan protokol kesehatan secara ketat. Agar tingkat kewaspadaan dapat terus terjaga terlebih saat menjalankan ibadah puasa.


“Tetap memegang surat rekomendasi dari tim Gugus Covid-19,” ujarnya.



Mengingat sudah dua tahun lamanya, pergelaran Pasar Ramadhan ditiadakan karena pandemi Covid-19.


Tentunya ia berharap diizinkan pergelaran Pasar Ramadhan secara mandiri ini bisa membantu masyarakat khususnya bagi pelaku usaha mikro yang dulunya terpaksa tidak bisa berjualan.


(Hamdiah)

10 tampilan0 komentar