80 Jiwa Terdampak Musibah Kebakaran, Pemko Salurkan Bantuan dan Dirikan Dapur Umum

terasbanua.com, Banjarmasin - Bantuan tanggap darurat disalurkan langsung oleh Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina pada korban musibah kebakaran yang terjadi di kawasan Kelayan A, Gang Sejiran, RT 11 dan Gang Sadar, RT 8.

Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina memantau lokasi kebakaran yang terjadi di kawasan Kelayan A, Gang Sejiran, RT 11 dan Gang Sadar, RT 8. Foto Hamdiah.

Diketahui, dalam musibah kebakaran tersebut telah menghanguskan 15 buah rumah warga dengan jumlah 80 jiwa di kawasan padat penduduk tersebut.


"Turut berduka cita atas musibah ini. Mudah-mudahan para korban bisa bersabar dan lebih berhati-hati lagi," ucapnya usai menyerahkan bantuan didampingi Ketua TP-PKK Kota Banjarmasin, Siti Wasilah, Senin (22/11/2021).


Dapur umum juga didirikan oleh Dinas Sosial (Dinsos) Banjarmasin yang tak jauh dari lokasi kebakaran. Hal tersebut dilakukan untuk memenuhi kebutuhan hidup para korban musibah kebakaran dalam beberapa hari ke depan.


"Kita buka posko dapur umum selama tiga hari. Semoga ini bisa sedikit meringankan beban korban yang terdampak," ujarnya.


Tidak bosan-bosannya Ibnu mengingatkan warga untuk terus berhati-hati dan waspada dengan musibah kebakaran yang sering terjadi saat ini.


"Mungkin secara rutin perlu dicek kabel-kabel itu untuk antisipasi terjadi arus pendek yang menyebabkan terjadi percikan api hingga berpotensi terjadinya kebakaran," terangnya.


Ia juga meminta pada pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin untuk memberikan sosialisasi di tengah masyarakat dalam mengantisipasi terjadinya musibah kebakaran.


Dalam kesempatan itu, Ibnu juga berpesan kepada seluruh relawan BPK yang telah sigap dalam memadamkan api untuk lebih berhati-hati dalam melaksanakan tugas.


Mengingat pada peristiwa pemadaman kebakaran kemarin itu telah menimbulkan insiden mobil BPK yang terbalik di jalan raya pada saat hendak menuju lokasi kebakaran.


"Tetap berhati-hati. Membantu masyarakat itu tugas mulia, tapi menjaga keselamatan diri sendiri juga penting," harapnya.


Sementara itu, Masrah (51) salah satu korban kebakaran mengucapkan syukur atas bantuan yang telah diberikan. Setidaknya bantuan tersebut dapat sedikit membantu ia dan keluarganya yang terdampak dari musibah kebakaran.


Mengingat dalan musibah kebakaran itu, tidak ada satu pun harta benda yang bisa ia selamatkan.


"Saat kebakaran saya sedang tidak di rumah. Makanya habis semua terbakar," katanya.


Meskipun begitu, ia tetap bersyukur bisa selamat sekeluarga dari keganasan si jago merah yang telah menghanguskan belasan rumah warga.


Ia berharap uluran bantuan serupa terus mengalir kepada dirinya dan korban musibah kebakaran lainnya. Karena hanya bantuan itu yang saat ini bisa mereka harapkan.

2 tampilan0 komentar