400 Vial Vaksin Tersisa Mulai Didistribusikan Ke 26 Puskesmas Banjarmasin

terasbanua.com, Banjarmasin - Sisa vaksin yang baru saja diterima Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin sebanyak 918 vial lalu. Akhirnya sudah mulai didistribusikan ke 26 puskesmas di Banjarmasin.

Warga melakukan pendaftaran langsung di Puskesmas Pemurus Baru untuk mendapatkan pelayanan vaksinasi.
Warga melakukan pendaftaran langsung di Puskesmas Pemurus Baru untuk mendapatkan pelayanan vaksinasi.

Dimana sebelumnya vaksin yang baru datang tersebut diarahkan untuk kegiatan vaksinasi massal yang digelar di Gedung Olahraga Hasanuddin HM selama tiga hari yakni, 4 s/d 6 Agustus. Baru setelahnya vaksin tersisa didistribusikan ke puskesmas-puskesmas.


"Nah ini masih ada sisa dropping sekitar 400 sekian vial. Itu bisa sekitar 4000 lebih untuk dosis kedua. Sisa vaksin ini lah yang kita distribusikan ke 26 puskesmas di Banjarmasin," ucap Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina, saat ditemui awak media, Jumat (6/8/2021) kemarin.


Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin, Machli Riyadi, menuturkan bahwa paling sedikit setiap puskesmas bisa melayani 100 orang dalam sehari untuk vaksinasi.


"Diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan vaksin yang sudah kita distribusikan ke puskesmas ini," tuturnya.


Lebih lanjut, Machli menjelaskan bahwa prioritas vaksinasi kali ini lebih mengutamakan penerima vaksin dosis kedua.


"Jadi semoga nanti herd immunity cepat terbangun di Banjarmasin. Tentunya kepada masyarakat tetap menerapkan prokes meski sudah bervaksin," akhirnya.


Sementara itu, Kepala Puskesmas Pemurus Baru, Yanwar Diansyah, menuturkan bahwa pihaknya kebagian vaksin sebanyak 8 vial atau 80 dosis vaksin.


"Backup dari kegiatan massal kemarin kami dapat jatah vaksin 8 vial dengan prioritas dosis kedua," katanya saat ditemui jurnalis terasbanua.com, di Puskesmas Pemurus Baru, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Sabtu (7/8/2021) pagi.


Adapun untuk warga yang ingin bervaksin dosis pertama. Diminta untuk menunggu dulu, mengingat saat ini prioritas vaksin dosis kedua.


"Mereka yang mau daftar vaksin dosis pertama kita tampung dulu. Nanti misalnya ada alokasi vaksin dan kebijakan untuk dosis pertama maka kita lakukan," pungkasnya.


Sebelumnya, kekosongan vaksinasi juga turut dirasakan Puskesmas Pemurus Baru. Kendati demikian, pelayanan vaksinasi tetap berjalan, namun hanya pada mereka yang sudah mendaftar terlebih dahulu.


"Kosong dalam artian untuk mereka yang dosis pertama. Kalau untuk dosis kedua persediaannya sudah ada kami siapkan untuk mereka yang jatuh harinya. Dari 28 hari itu mereka datang lagi menerima dosis kedua. Jadi kami tidak tutup full pelayanan vaksinasi saat kekosongan itu," bebernya.


Yanwar Diansyah juga mengakui untuk dropping vaksin ke puskesmas saat ini masih belum normal. Tidak seperti awal-awal pendistribusian vaksin sebelum mengalami kekosongan baru-baru ini.


"Karena sekarang dropping nya belum normal jadi kita layani dengan persediaan vaksin yang ada saja sambil menunggu pendistribusian lagi," akhirnya.


(Hamdiah)

13 tampilan0 komentar