340 Vial Vaksin Tambahan, Dinkes Banjarmasin Kembali Sasar Lansia

terasbanua.com, Banjarmasin - Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin telah mengajukan vaksin tambahan pada tahap kedua termin kedua ini sebanyak 500 vial.

Ilustrasi vaksin Sinovac
Ilustrasi vaksin Sinovac

Namun tambahan vaksin hanya disetujui sebanyak 340 vial dengan jumlah total keseluruhan sebanyak 1.235 vaksin dengan jumlah vaksin yang tersisa.


"Dinkes stoknya untuk vaksin Sinovac itu 1.235 pial ini tentunya sudah kita program kan sampai dengan tanggal 30 di bulan Juni ini," ucap Kepala Dinkes Kota Banjarmasin, Machli Riyadi, Senin (14/6/2021).


Diakui Machli sasaran vaksinasi saat ini tetaplah para lanjut usia dan pra lansia mengingat target lansia dan pra lansia masih jauh dari target yang telah ditentukan.


"Jadi kita rujukannya sekarang para lansia selain lansia kita menyasar pra lansia di usia 49-50," ujarnya.


Meskipun begitu, untuk generasi muda maupun masyarakat umum diperkenankan saja untuk mendapatkan vaksinasi dengan syarat membawa lansia atau pra lansia untuk ikut serta bervaksin.


"Usia 18-49 tahun juga diperkenankan bervaksin dengan membawa satu orang atau dua orang lansia atau satu pra lansia satunya lansia atau dua-duanya pra lansia juga boleh, silahkan saja," paparnya.


Machli mengungkapkan pada tahap kedua termin pertama vaksin yang diterima pihaknya ada sebanyak 12.513 vial dan telah digunakan dalam berbagai program vaksinasi yang digelar Dinkes Banjarmasin.


"Itu sudah kita gunakan melaksanakan vaksinasi secara massal baik kepada masyarakat khusus skala prioritas dalam hal ini adalah lansia dan pekerja publik. Dari 12.513 vial vaksin yang tersisa tinggal 1.235 vial," tuturnya.


Sementara itu, untuk vaksin jenis AstraZeneca yang telah diminta pun beberapa waktu lalu sudah habis didistribusikan sesuai dengan sasaran yang telah ditentukan.


"Vaksin AstraZeneca itu sudah habis dari totalnya kita terima 340 dan itu sudah kita distribusikan Polda dan sasarannya telah ditentukan," pungkasnya.



(Hamdiah)

2 tampilan0 komentar