30 Stand Perusahaan Tersedia di Job Fair, Pelamar Kerja Diminta Manfaatkan Peluang

terasbanua.com, Banjarmasin - Cukup tingginya angka pengangguran di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terutama di Kota Banjarmasin.



Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin melalui Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja Kota Banjarmasin bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalsel mengelar Job Fair di Siring Menara Pandang, Senin (25/7/2022).


Wakil Wali Kota Banjarmasin, Arifin Noor yang membuka langsung pergelaran Job Fair ini berharap masyarakat khususnya pelamar kerja bisa memanfaatkan momen ini untuk melamar pekerjaan yang diminati.


"Adanya fair job ini tentu membuka kesempatan seluas-luasnya bagi para pelamar kerja," ucap Wakil Wali Kota Banjarmasin, Arifin Noor usai meninjau masing-masing stand perusahaan.


Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja Kota Banjarmasin, Isa Ansari mengungkapkan ada seribu lebih lowongan pekerjaan yang tersedia dalam job fair ini.


"Target kita selama tiga hari ke depan ada seribu lebih tenaga kerja yang terserap," ujarnya.


Ia menjelaskan bahwa secara tidak langsung pergelaran seperti ini bertujuan untuk menanggulangi angka pengangguran di Kota Banjarmasin yang memang persentasenya paling tinggi se-Kalsel.


Maka dari itu, pihaknya berkomitmen untuk membuka job fair ini sebagai bagian dari langkah pihaknya dalam membuka bursa tenaga kerja kepada masyarakat.


"Tercatat di Kota Banjarmasin angka pengangguran mencapai 15 persen dari angkatan kerja," ungkapnya.


Tak dipungkirinya, untuk jumlah tenaga kerja terus mengalami peningkatan di tahun 2022 ini. Oleh karena itu, pihaknya berusaha menurunkan angka peningkatan tersebut.


Selain pergelaran job fair, pihaknya juga masih melaksanakan berbagai pelatihan yang bekerja sama dengan Balai Latihan Kerja. Mulai dari menjahit dengan mesin, membuat kue, pekerjaan melas dan pelatihan lainnya yang masih direncanakan.


"Ini tentu mendukung dari kegiatan pengurangan pengangguran," katanya.


Sementara itu secara terpisah, Kepala Dinas dan UKM Provinsi Kalsel, Irfan Sayuti menambahkan pergelaran job fair ini memang rutin dilaksanakan sebagaimana peran serta pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran yang mana langsung mempertemukan perusahaan dengan para pencari kerja.


"Ada 30 stand perusahan yang ada. Tentu dengan disediakan satu tempat ini lebih memudahkan mereka untuk melamar pekerjaan yang mereka inginkan," harapnya.


Menurutnya dengan adanya pemulihan ekonomi setelah pandemi Covid-19 yang melanda dua tahun lalu dengan cepat dunia usaha kembali bangkit dan para tenaga kerja yang terdampak bisa kembali mendapat pekerjaan.


"Selama ini banyak program pemerintah yang berkomitmen untuk mengurangi angka pengangguran," pungkasnya.




Hamdiah

11 tampilan0 komentar