3 Bocah Bersaudara Asal Sungai Miai Dapat Penanganan Langsung, Usai Dilaporkan Idap Penyakit Kulit

terasbanua.com, Banjarmasin - Tiga bocah asal Kelurahan Sungai Miai, Kecamatan Banjarmasin Utara diketahui tengah menderita penyakit kulit di sekujur tubuhnya.



Kondisi dari tiga kakak beradik itu pun turut menjadi perhatian serius Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin.


Pasalnya, ketiga bocah itu terpaksa tidak bisa mengikuti pembelajaran di sekolah karena penyakit yang mereka derita ditakutkan akan menular.


"Kami sudah mengecek langsung kondisi mereka dan mereka dilarang sementara ke sekolah oleh orang tuanya seminggu ini," ucap Kepala Disdik Kota Banjarmasin, Nuryadi saat dikonfirmasi awak media di ruang kerjanya, Senin (25/7/2022).


Nuryadi mengatakan saat dimintai keterangan dengan orang tua anak sulit dilakukan. Pasalnya, kondisi ibu yang merupakan orang tua tunggal dari tiga anak tersebut mengalami kurang sehat mental.


Makanya dari itu, ia bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin langsung mengambil langkah untuk pemeriksaan lebih lanjut kepada tiga anak serta orang tuanya yang juga terkena penyakit kulit tersebut.


"Setelah itu mereka akan langsung mendapat perawatan dan pengobatan pada penyakit kulit yang diderita," ungkapnya.


Dari tiga anak tersebut, ia menuturkan bahwa ada dua anak yang kondisi penyakit kulitnya cukup parah hingga bernanah dan luka-luka.


"Karena dia menggaruk jadi lecet dan luka-luka," ujarnya.


Ia menduga kondisi penyakit kulit gatal-gatal yang mereka derita kemungkinan besar disebabkan lingkungan tempat tinggal mereka yang jika dilihat langsung ke lapangan memang kurang bersih.


Selain itu, terlihat keluarga mereka ini tergolong dari keluarga kurang mampu yang berada di wilayah Kelurahan Miai.


"Dari sekolah SDN Sungai Miai 5 ketiga anak itu mendapat fasilitas Kartu Indonesia Pintar. Jadi sudah dijamin untuk pendidikan mereka," tandasnya.


Adapun untuk jaminan kesehatan bagi mereka keluarga tidak mampu menjadi tanggung jawab Dinkes Kota Banjarmasin dan pihak terkait lainnya.


Di samping itu, mengingat saat ini mereka tengah dilakukan penanganan rawat jalan. Maka mereka diperkenankan untuk tidak berhadir ke sekolah.


"Kalau proses belajar mengajar itu teknisnya dari sekolah bagaimana. Tapi untuk menghindari kekhawatiran, anak-anak diperkenankan untuk tidak berhadir ke sekolah dulu," pungkasnya.



Hamdiah

8 tampilan0 komentar