2 Pengedar Sabu Ditangkap Polisi dan Diancam Hukuman Mati

terasbanua.com, Banjarmasin - Polresta Banjarmasin melalui Polsek Banjarmasin Timur berhasil menangkap dua orang pengedar sabu berinisial AY (24) dan TH (25) pada Sabtu (1/1/2022) lalu.



Hal tersebut diungkapkan oleh Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Sabana Atmojo Martosumito didampingi Kapolsek Banjarmasin Timur Kompol Pujie Firmansyah dalam pers release, Kamis (6/1/2022) di Mapolsek Banjarmasin Timur.


Kombes Pol Sabana Atmojo Martosumito mengatakan bahwa penangkapan berawal saat ada informasi yang masuk di Polsek Banjarmasin Timur pada saat tahun baru dari masyarakat mengenai adanya pengedaran narkotika.


"Mendapati informasi tersebut langsung dilakukan penangkapan terhadap kedua pelaku dan mengamankan barang bukti narkotika jenis sabu sabu dengan berat total 780 gram," ucap Kapolresta Banjarmasin.


Kapolresta Banjarmasin mengungkapkan kedua pelaku ditangkap di Jalan Gatot Subroto IV Komplek Bawang Putih Kelurahan Kebun Bunga Kecamatan Banjarmasin Timur tepatnya di halaman rumah kosong.


"Petugas melakukan pengawasan TKP pada 21.30 wita dan berhasil menangkap kedua pelaku dengan barang bukti sabu seberat 302,4 gram," ungkapnya.


Ia menjelaskan selang satu jam dari penangkap tersebut selanjutnya dilakukan pengembangan ke TKP kedua yaitu di Jalan Antasan Segera Kelurahan Murung Raya Kecamatan Banjarmasin Selatan tepatnya di rumah AY.


"Selanjutnya kami lakukan pengembangan kasus ke rumah AY pada 22.30 Wita kembali mengamankan barang bukti sabu seberat 478 gram," terang Kombes Pol Sabana Atmojo Martosumito.


Selanjutnya setelah berhasil mengamankan para pelaku tersebut, dari hasil pemeriksaan petugas kembali menemukan beberapa nama pelaku lainnya yang saat ini masih DPO yaitu A alias Dogol sebagai pemilik barang atau penjual dan AR sebagai pembeli.


"Saat ini masih kami lakukan pengejaran terhadap dua orang tersebut," tuturnya.


Kapolresta Banjarmasin  mengapresiasi masyarakat Kota Banjarmasin yang telah turut berkontribusi dalam memberikan informasi kepada polisi tentang adanya tindak pidana narkotika.


"Kami ucapkan terimakasih kepada masyarakat yang telah turut membantu dengan memberikan informasi kepada kami," ujarnya.


"Ini adalah salah satu bukti peran masyarakat dalam memberantas narkotika di Kota Banjarmasin. Maka dari itu, jangan takut untuk melapor karena pasti akan kami rahasiakan identitasnya dan kami tindak lanjuti," lanjutnya.


Atas perbuatannya, kedua pelaku kini diancam dengan UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika pasal 114 ayat (2) jo 112 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1).


"Dengan ancaman mati atau seumur hidup, meski jumlahnya dibawah 1 kg pelaku tetap seorang pengedar maka dari itu kita kenakan pasal yang paling maksimal karena kita tidak main main dengan narkoba di Kota Banjarmasin," pungkasnya.


(Krisna)

8 tampilan0 komentar