11 SKPD di Pemko Banjarmasin Sudah Gunakan Pemanfaatan Data dan Dokumentasi Kependudukan

terasbanua.com, Banjarmasin - Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil, Keluarga Berencana (Dukcapil-KB) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengapresiasi Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin karena menambahkan lagi Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) di lingkungannya yang mengunakan pemanfaatan data dan dokumen kependudukan.



"Jadi ada empat Kecamatan di Kota Banjarmasin tadi yang sudah menandatangi kerja. Tentu ini bagus dan kami sangat mendukung," ucap Kepala Dukcapil-KB Kalsel, Zulkifli usai Seminar Sosialisasi Kebijakan Pemanfaatan Data dan Dokumen Kependudukan Kota Banjarmasin di Best Western Hotel Banjarmasin, Kamis (22/9/2022).


Menurutnya semakin banyak instansi yang mengunakan pemanfaatan data kependudukan yang sudah disediakan Dukcapil. Tentu semakin bagus karena memperluas hak akses pada SKPD dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan.


"Memang untuk mengakses data yang sudah kita sediakan itu harus melalui proses prosedur tertentu dan persetujuan dari Kemendagri karena kita tidak ingin data itu disalahgunakan," tuturnya.


Sekretaris Daerah (Sekda) Banjarmasin, Ikhsan Budiman mengungkapkan empat kecamatan yang baru saja menandatangi perjanjian kerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Banjarmasin untuk pemanfaatan data dan dokumen kependudukan Kecamatan Banjarmasin Timur, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kecamatan Utara, dan Kecamatan Banjarmasin Tengah.


"Sebelumnya sudah ada beberapa SKPD yang melakukan kerja sama jadi bertambah lagi," bebernya Ikhsan.


Dengan adanya kerja sama pemanfaatan data dan dokumen kependudukan ini, ia berharap bisa digunakan sebaik-baiknya oleh SKPD terkait karena hak akses untuk data kependudukan yang sesuai dengan fungsi dan keperluan dari SKPD itu sendiri bisa langsung diverifikasi yang bersangkutan.


"Tentunya hak akses ini jadi memudahkan SKPD dalam verifikasi data kependudukan yang diinginkan dalam suatu urusan," tutur Ikhsan.


Sementara itu, Dinas Dukcapil Kota Banjarmasin, Yusna Irawan menuturkan bahwa sekarang sudah ada 11 SKPD di lingkungan Pemko Banjarmasin yang telah resmi bekerja sama dalam pemanfaatan data dan dokumen kependudukan ini.


11 SKPD yang telah mengunakan pemanfaatan data dan dokumen kependudukan diantaranya Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Pendidikan (Disdik), Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD), Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Dinas Sosial (Dinsos), dan empat kecamatan yang baru bergabung.


"Kita sudah lakukan kerja sama dan mereka sudah memanfaatkan pengunaan hak akses yang telah kita berikan tentu ini memudahkan mereka untuk verifikasi data langsung, " ujar Yusna.


Adapun teknis pengunaannya, misalnya Dinsos cukup mengakses data melalui nik yang bersangkutan untuk memastikan identitas. Jika sesuai baru diverifikasi Dinsos sendiri.


Sedangkan Kecamatan Banjarmasin Selatan tidak bisa melakukan perjanjian kerja sama karena masih menunggu persetujuan Kementerian untuk mendapat izin untuk itu.


"Jadi tidak perlu lagi mengirim surat Dukcapil untuk verifikasi. Mudah kan," tandasnya.


Ke depan ia berharap semua SKPD bisa melakukan perjanjian kerja sama pemanfaatan data dan dokumen kependudukan. Khususnya SKPD yang menangani pelayanan publik.


"Kita prioritaskan dulu SKPD yang menangani pelayanan publik, selanjutnya berkembang SKPD lain," pungkasnya.


Hamdiah

2 tampilan0 komentar